Mendaki Gunung Dalam Kawasan Taman Nasional

KETERAMPILAN BERJALAN UNTUK PENDAKI GUNUNG | Suwasti Dewi

Taman nasional menjadi tanda semakin tebalnya tekad Indonesia untuk mengayomi lumbung alam yang berisi jutaan keanekaragaman hayati unik. Dengan banyaknya wilayah gunung/pegunungan yang menjadi taman nasional seharusnya dapat menjadikan pendaki gunung sebagai garda terdepan menjaga kelestarian kawasan pegunungan dengan melakukan pendakian secara bijaksana.

Aktiftias pendakian gunung kini semakin banyak dan besar peminatnya. Indonesia sebagai negara yang mempunyai ratusan gunung bisa dikatakan menjadi surganya para pendaki gunung. Saat akhir pekan atau hari-hari libur nasional, hampir sepanjang tahun gunung-gunung di Indonesia tidak pernah sepi dari akti tas pendakian. Terlebih gunung-gunung di Pulau Jawa, Sumatra, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi.

Namun, mungkin ada beberapa hal yang tidak pernah kita sadari saat mendaki gunung pada gunung-gunung yang berstatus taman nasional. Seperti diantaranya Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan Taman Nasional Gede Pangrango (TNGP). Mendaki gunung di kawasan taman nasional sangat berbeda dengan gunung di luar kawasan. Ada aturan-aturan tersendiri yang harus diketahui dan difahami. Karena kawasan taman nasional mempunyai aturannya sendiri.

Telinga kita mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kata taman nasional. Tetapi mengenai pengertiannya sepertinya tidak demikian. Banyak orang yang belum mengetahui apa itu taman nasional. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, taman nasional artinya kawasan pelestarian alam yang dikelola, dimanfaatkan untuk kegiatan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, serta rekreasi dan pariwisata. Pengertian mudahnya taman nasional adalah areal atau kawasan yang dilindungi oleh negara.

Jadi taman nasional sendiri dapat diartikan sebagai tanah yang dilindungi, biasanya oleh pemerintah pusat, dari perkembangan manusia dan polusi. Taman Nasional merupakan kawasan yang dilindungi (protected area) oleh World Conservation Union Kategori II.

Baca lanjutannya di MountMag edisi 10…

(Harley)