Langkah Membuat Perapian

Api unggun | blogspot.com

Diakui atau tidak, musibah kebakaran hutan di sejumlah gunung di Tanah Air belakangan ini ada kaitannya juga dengan tingkah laku para pengunjung gunung tersebut. Sebut saja misalnya mereka yang membuat api unggun atau perapian namun kemudian tidak mematikan api dengan sempurna.

Akibatnya, ketika angin kencang bertiup, bara dari perapian melayang mengena semak- semak dan mengakibatkan kebakaran. Itu sebabnya mengapa kemudian beberapa pengelola gunung melakukan tindakan preventif. Pengelola Gunung Gede Pangrango misalnya membuat peraturan bahwa pengunjung dilarang membuat api unggun atau perapian.

Di sisi lain, apa yang kita bisa lakukan untuk meminimalisir risiko kebakaran tersebut? Menurut penganjur Leave No Trace dalam situs leavenotracedude.com, ada beberapa langkah untuk mengurangi dan menghilangkan dampak perapian atau api unggun. Di antaranya adalah:

– buat api unggun di tempat yang sudah tersedia,
jika memang ada
– buat api unggun jangan terlalu besar. Secukupnya saja
– jangan buat api di dekat tenda atau bahan-bahan mudah terbakar
– awasi selalu api, jangan ditinggal
– bakar kayu sampai habis. Jangan tambah kayu ke api jika sudah hendak meninggalkan lokasi atau hendak tidur di camp supaya api tidak menyebar

Baca lanjutannya di MountMag edisi 10…

(Anwar)