Expedition: The South Face of Annapura

The South Face of Annapura

Gunung Annapurna di Himalaya memiliki dinding terjal yang disebut South Face. Sempat dikira mustahil dilalui, akhirnya terbuka juga jalur pendakian melalui South Face of Annapurna oleh ekspedisi dari tim yang dipimpin pendaki ternama Inggris, Chris Bonington, di tahun 1970. Berikut cukilan kisah ekspedisi itu yang dirangkum dalam buku Fallen Giants karya Maurice Isserman dan Stewart Weaver.

Chris Bonington pertama mengenal gunung Annapurna di tahun 1960 saat dia bergabung dalam ekspedisi pendakian puncak Annapurna II yang terletak lebih jauh 20 mil ke barat gunung. Annapurna sendiri pertama digapai puncaknya melalui dinding sebelah utara atau North Face oleh tim pimpinan Maurice Herzog tahun 1950.

Hingga era 1960an, dinding South Face Annapurna dianggap mustahil dilalui. Terutama karena tingginya yang mencapai 11 ribu kaki dengan balutan tebing dan es. Tapi kemudian anggapan
ini mulai sirna setelah beberapa tim mampu melalui dinding- dinding tebing terjal lainnya, seperti tim Amerika yang sukses ke Everest melampaui rintangan jalur West Ridge yang begitu sulit di tahun 1963.

Bonington melakukan ekspedisi keduanya ke Himalaya yaitu puncak Nuptse di tahun 1961 setelah selesai berkarir di dunia militer. Kesuksesan terbesarnya terjadi di tahun 1962 sebagai pendaki Inggris pertama yang mampu melalui dinding utara Eiger bersama pendaki Ian Clough. Prestasi itu membuat dia diberi ucapan selamat langsung dari perdana menteri Inggris dan kontrak penulisan buku ekspedisi.

Baca lanjutannya di MountMag edisi 11…

(Anwar)