Musim Panas Maut di K2

Musim Panas Maut di K2 | Anwar/Google

Di sudut paling utara Pakistan, tepat di tengah jajaran pegunungan Karakoram, terletak glasier es Baltoro yang panjangnya 40 mil. Di situlah terdapat enam dari 17 gunung tertinggi di dunia. Dan pada bulan Juni 1986, glasier Baltoro menjadi lokasi berkemah untuk 150 tenda ekspedisi dari berbagai negara. Para pendaki itu memiliki satu kesamaan cita- cita yaitu ingin dapat menjejakkan kaki di puncak K2.

Dengan ketinggian 28.250 kaki atau 8.610 meter, sebetulnya puncak K2 lebih rendah 800 kaki dari puncak Everest. Tapi puncak K2 lebih runcing, lebih menarik dan juga lebih sulit untuk didaki. Bahkan dari 14 gunung di dunia yang tingginya lebih dari 8 ribu meter maka K2 paling sulit untuk ditempuh. Hingga tahun 1985, hanya 9 dari 26 tim ekspedisi yang mampu sampai ke puncaknya.

Total hanya 39 orang yang bisa sampai ke puncak, dengan jumlah korban meninggal 12 jiwa. Di tahun 1986, pemerintah Pakistan memberi izin mendaki K2 yang cukup banyak sehingga di akhir musim panas 1986 terdapat tambahan 27 pendaki yang sampai ke puncak. Namun untuk setiap 2 orang yang tiba di puncak, satu akan meninggal. Totalnya adalah 13 kematian, atau melonjak lebih dari dua kali lipatnya dibanding angka kecelakaan di 84 tahun sebelumnya.

Angka kematian itu membuat sebagian orang mempertanyakan tentang pendakian gunung-gunung es. Ada pendaki-pendaki yang dianggap belum waktunya pergi ke sana. Ditambah lagi adanya sistem pendakian yang dianggap terlalu egois. Pendaki mulai tega meninggalkan rekan satu tim yang dianggap tidak mampu lagi bertahan.

 

Baca lanjutannya di MountMag Edisi 9…

 

(Anwar)