DARI KILIMANJARO KE SEVEN SUMMITS

Camp Kilimanjaro | Dok. Pribadi

Bagaimana seorang pekerja kantoran yang overweight akhirnya bisa memiliki ide mendaki Seven Summits? Ternyata bermula dari pendakian Kilimanjaro, seperti dikisahkan Bo Parfet dalam bukunya Die Trying.

Saya betul-betul perlu liburan. Selama enam bulan bekerja di perusahaan saham JP Morgan tahun 2002, saya menghabiskan 100 jam lebih tiap minggu untuk menangani masalah keuangan perusahaan, masalah merger,penangananutangdanlain-lain.Sayacumabisa tidur sebentar di kamar yang banyak tikusnya di daerah ujung West Broadway, New York.

Meski gaji saya lumayan untuk bertahan di ruang kerja dari jam 9 pagi sampai jam 2 pagi tiap hari, tapi bobot badan saya membengkak dari 90 kilo menjadi 115 kilo. Soalnya saya jadi banyak makan hot dog di sore hari, kemudian lanjut makan steak yang dipesan tiap jam 9 malam. Lalu paginya makan burger keju, kentang goreng dan Coke dari McDonald’s.

Banyak orang tidak gembira dengan hidup mereka. Ada yang tidak suka dengan pekerjaannya tapi bertahan puluhan tahun. Ada yang kemudian mencari solusinya. Saya juga bosan dan stres bertahan kerja di Wall Street walau uangnya memang bagus. Saya mulai berpikir, “Apa hidup ini cuma isinya kerja, tidur, kerja, tidur?”.

Setelah membaca di internet, saya tahu tentang Kilimanjaro. Gunung raksasa di Tanzania yang memiliki tiga puncak nonaktif (Kibo, Mawensi, dan Shira). Puncak Kibo disebut Uhuru Peak yang tingginya 19.340 kaki.

Kondisi badan saya memang tidak fit. Tapi saya pernah mendaki Longs Peak yang butuh waktu 12 jam. Jadi saat saya baca bahwa pendakian Kilimanjaro dibagi atas beberapa hari, yang perharinya cuma mendaki beberapa jam, dengan bodohnya saya berpikir pendakian itu akan gampang saja.

Karena butuh pemandu, saya lalu memesan tempat di ekspedisi yang dikelola Adventure Peaks, sebuah perusahaan Inggris yang terkenal di Eropa. Saya tidak mau mendaki gunung tertinggi di Afrika dengan orang Amerika saja. Saya mau perspektif berbeda.

Baca lanjutannya di Mountmag edisi 7…

(M Anwar S)