Sukses Mencapai Vinson Massif

Vinson massif | M Anwar S

Alhamdulillah tepat pukul 16.21 WPA tanggal 6 Januari 2012 atau atau 02.21 WIB tanggal 7 Januari 2012, Tim Seven Summits telah mencapai Puncak Vinson Massif.

Tim Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia (Seven Summits) dari Wanadri yang beranggotakan lima orang pendaki sukses mencapai Puncak Vinson Massif (4.897 m dpl) di Antartika Kutub Selatan, Jumat (6/1) atau Sabtu dini hari. Ketua Harian Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia, Yoppy Rikson Saragih mengatakan, lima pendaki yang sukses mencapai Puncak Vinson Massif yang merupakan puncak keenam dari tujuh yang direncanakan itu adalah Ardeshir Yaftebbi, Iwan Irawan, Martin Rimbawan, Fadjri Al Lut dan Nurhuda.

“Alhamdulillah tepat pukul 16.21 WPA tanggal 6 Januari atau atau 02.21 WIB tanggal 7 Januari, Tim Seven Summits telah mencapai Puncak Vinson Massif” kata Yoppy Rikson Saragih.

Dengan mampu mencapai Puncak Vinson Massif, tim tinggal menyelesaikan satu lagi tugasnya yaitu mencapai puncak tertinggi di dunia yaitu Puncak Everest (8.850 mdpl). Jika semuanya sukses didaki maka para pendaki itu layak disebut “Seven Summiters”.

Pendakian ke Vinson Massif membutuhkan waktu yang cukup panjang. Tim berangkat dari Tanah Air menuju ne- gara terdekat dari Antartika yaitu Chile sejak 23 Desem- ber lalu. Setelah itu tim terbang menuju Punta Arenas yang juga berada di Chile.

Tim yang didampingi oleh pemandu melanjutkan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang khusus menuju Vinson Massif Basecamp di ketinggian 2.130 mdpl. Setibanya di basecamp, tim langsung mempersiapkan diri untuk melakukan pendakian yang terbagi atas tiga tahapan yaitu menuju camp 1 (ketinggian 2.743 mdpl), camp 2 (ketinggian 3.078 mdpl), camp 3 (ketinggian 3.749 mdpl) setelah itu baru ke puncak.

Perjuangan untuk mencapai puncak tidaklah mudah karena tim pendaki harus berhadapan dengan cuaca ekstrem. Sesuai dengan SOP, semua orang yang tergabung dalam tim harus memakai pakaian penahan dingin, mulai dari sepatu penutup kaki sampai dengan balacalava sesuai dengan derajat minus di Antartika. Semua pendakipun menggunakan pakaian lengkap dengan ketahanan suhu -40 derajat Celcius.

Sebelumnya Tim Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia telah menyelesaikan lima pendakian di tempat berbeda. Pendakian pertama ke Puncak Ndugu-Ndugu atau Cartenz Pyramid (4.884 mdpl) di Papua. Selanjutnya menuju Puncak Kilimanjaro (5.892 mdpl) di Tanzania. Puncak Elbrus (5.642 mdpl) di Rusia menjadi sasaran ketiga. Setelah itu tim pendaki bergerak ke Amerika Selatan untuk mendaki Puncak Aconcagua (6.962 mdpl). Selang beberapa bulan pendakian dilanjutkan ke Puncak Denali McKinley di Amerika Utara.

(Dari berbagai sumber/War)