Tips Merawat Tenda

merawat tenda dengan benar | hendri agustin

Hanya sedikit perawatan yang dibutuhkan oleh tenda anda. Tenda yang berkualitas baik harusnya mampu memberikan masa kerja yang cukup panjang. Berikut cara merawatnya agar bisa lebih bertahan lama.

Perawatan tenda di lapangan:

  • Ketika akan mendirikan tenda, carilah lokasi yang mempunyai permukaan cukup datar dan bersih dari vegetasi, bersihkan dari ranting-ranting, batu-batu dan hal-hal yang menonjol yang bisa menusuk atau membuat lubang di lantai tenda.
  • Jika tenda lantai tenda tidak terbuat dari terpal, selalu gunakan footprint (alas tenda tambahan). Merek-merek tenda terkenal dewasa ini selalu menyertakan footprint untuk setiap produk tenda mereka, namun jika tidak maka bisa anda akali dengan membuat dari bahan waterproof seukuran lantai tenda atau bisa juga anda gunakan ponco. Footprint ini akan melindungi tenda dari abrasi, dan saat anda akan melipat tenda anda kembali, permukaan lantai bagian bawah tenda anda akan bersih dan memudahkan melipatnya. Jika tenda anda lantainya terbuat dari terpal maka footprint tidak anda butuhkan, hanya selalu bersihkan kotoran yang menempel di dasarnya sebelum melipatnya kembali.

Terkadang footprint mengakibatkan terkumpulnya air hujan antara lantai tenda dan footprint, berikut cara menghindarinya:

  • Gunakan footprint yang disesuaikan dengan dimensi lantai tenda. Jika menggunakan bahan yang tidak seukuran dengan lantai tenda sebagai footprint, maka akan ada kelebihan bahan. Selipkan kelebihan dari bahan tersebut di bawah tenda. Setiap bahan yang berlebih keluar dari lantai
    tenda akan berpotensi menangkap air saat hujan dan mengalirkannya di antara lantai tenda dan footprint.
  • Dirikan tenda anda dengan kencang dan gunakan tali tambat (guylines) untuk menjaga agar rainfly (flysheet) tegang dan jauh dari dasar dinding tenda yang bersentuhan dengan footprint. Jika ysheet melorot akan dapat membuka celah aliran air menyentuh dasar dinding tersebut dan mengalirkan air di antara lantai tenda dan footprint.

Baca lanjutannya di MountMag Edisi 2…