Pendakian Jalur Sadel Salak 1 ke Salak 2

jalur salak | google earth

Jalur Sadel yang menghubungkan puncak Salak 1 dengan Salak 2 ini sudah bukan hal baru. Dari dulu sudah banyak kelompok pendaki yang merintis jalur Sadel ini.

Namun kebanyakan jalur hasil rintisan tidak diinfokan dan didokumentasikan dengan lengkap sehingga jalur kembali tertutup oleh semak belukar karena tidak pernah di tempuh lagi.

Sejak akses Curug Nangka dan Sukamantri yang merupakan pintu utama untuk mencapai puncak Salak 2 ditutup, otomatis puncak Salak 2 sudah jarang didaki lagi meskipun ada juga satu dua kelompok yang mencuri-curi kesempatan mendakinya.

Sekelompok pendaki dari komunitas Highcamp lalu mencoba kembali merintisnya. Setelah dua
kali mencoba tapi terhalang oleh faktor cuaca dan keterbatasan waktu, maka pada pertengahan Mei 2011 kelompok ini akhirnya berhasil membuka kembali rintisan jalur Sadel Salak.

Tim memulai rintisan dari puncak Salak 1. Menu- rut mereka, cukup susah melewati punggungan Salak 1 tanpa bantuan tali atau webbing, karena harus berhadapan dengan medan terjal dan jurang dalam di punggungan Salak 1. Ditambah pula dengan terjadinya longsoran cukup besar yang sedikit mengubah kontur punggungan Salak 1.

Rute rintisan mereka berawal dengan melipiri punggungan Salak 1, turun dan terus melipir ke arah timur hingga akhirnya sampai di punggungan sadel yang menghubungkan puncak Salak 1 dengan Salak 2. Jalur rintisan terus mengikuti punggungan tipis melewati puncak kecil 2.019 mdpl yang terle- tak antara Salak 1 dan Salak 2.

Di punggungan Salak 2 terdapat juga sedikit long- soran yang sudah lama maupun yang baru. Ini menyebabkan jalur menjadi sedikit terjal sehingga bantuan webbing sepanjang 20 meter sangat bermanfaat.

Berkat GPS mapping maka navigasi untuk merintis jalur ini jauh lebih mudah dan cepat. Ada kurang lebih 30 waypoint GPS yang dihasilkan untuk jalur rintisan Sadel Salak 1 ke Salak 2.

Baca lanjutannya di MountMag Edisi 2…