KOMITMEN TOTAL: Heri “Macan” Heryanto

Heri "Macan" Heryanto | Dok Pribadi

Di usianya yang menginjak 60 tahun, lelaki kelahiran Bandung ini masih menunjukkan komitmennya dalam dunia petualangan. Berbagai kejadian darurat yang menimpa pendaki gunung dan kegiatan alam bebas lainnya mendorongnya mendirikan lembaga pelatihan Yayasan Survival Indonesia (YSI).

Siapakah sosok pendaki senior bernama Heri Heryanto yang lebih dikenal dengan panggilan Heri Macan ini? Berikut petikan wawancara redaksi Mountmag.

Kapan pertama kali anda mengenal pendakian gunung dan gunung apa yang pertamakali didaki. Pengalaman apa yang anda rasakan sampai akhirnya mencintai dunia pendakian gunung hingga saat ini?

Tahun 1965 diajak almarhum ayah saya naik Gunung Tangkuban Perahu.Pengalaman hidup bahwa kita tidak ada apa-apanya bila dibanding dengan ciptaanNya.

Hal apa yang menurut anda menarik dan berbeda dari dunia pen- dakian gunung dengan aktivitas atau kegiatan olah raga lainnya?

Perjuangan untuk mencapai pencapaian.

Gunung apa yang paling menarik serta membekas di hati anda dan kenapa?

Gunung Leuser, perjalanannya cukup panjang dengan variasi medan tempuhnya.

Apakah anda tergabung dalam klub pendaki gunung?

Tahun 1973 gabung di Wanadri. Nrp. W-0285-AL

Apa arti “macan” yang menempel dalam nama anda. Kapan per- tama kali nama tersebut mulai disematkan dan oleh siapa?

Baca lanjutannya di MountMag Edisi 2…

(HARLEY B SASTHA)